Tak bisa dipungkiri jika saat ini aplikasi hiburan sangat diminati oleh banyak orang. Salah satunya aplikasi TikTok. TikTok adalah sebuah jaringan sosial dan platform video musik Tiongkok yang dluncurkan pada September 2016 oleh Zhang Yiming. Aplikasi ini bahkan menjadi salah satu aplikasi paling banyak diunduh di Google Play Store tahun 2019.

Di Indonesia, aplikasi ini banyak digandrungi oleh masyarakat baik muda maupun tua. Sejak aplikasi ini viral di Indonesia, banyak masyarakat yang berlomba-lomba membuat video TikTok untuk sebatas hiburan dan menarik banyak penonton. Namun, ada saja kejadian miris yang terjadi karena penggunaan aplikasi TikTok. Dibawah ini beberapa kejadian miris oleh pengguna aplikasi TikTok.

1. Remaja 18 tahun menembak kepalanya saat bermain TikTok


Ilustrasi Seorang Remaja Menembak Kepalanya Sendiri | Uterea

Seorang remaja 18 tahun asal India, Keshav Kumar, harus mengakhiri hidupnya karena teknologi dan keteledoran orang tua. Kumar tanpa sengaja menembak dirinya sendiri saat membuat video aplikasi TikTok. Kejadian ini terjadi di desa Mudia Bhikampur, India.

Kumar diketahui menggunakan pistol untuk mengikuti pose seorang prajurit yang menaruh senjatanya di pundak. Ketika melakukan pose ini, tanpa sengaja dia menembakkannya ke pelipis mata kanan. Foto prajurit dengan senapan memang ditempel di dinding kamarnya.

Menurut sang ibu, Kumar sering memposting video TikTok ke akun Facebook dan Instagram miliknya. Ia juga sering mengubah foto profilnya di media sosial. Ibu Kumar mengatakan, tidak tahu sama sekali kalau pistol itu berisi peluru. Jika tahu, dia tidak akan memberinya ke sang anak.

2. Skullbreaker Downside di TikTok yang banyak memakan korban jiwa

Skullbreaker Downside | DcNews

Banyak pengguna TikTok yang membuat challenge-challenge unik agar bisa tren dan ditiru oleh pengguna TikTok lain. Salah satunya adalah Skullbreaker Downside.

Downside ini dilakukan oleh tiga orang yang berdiri berdampingan. Salah satu orang yang berdiri di pinggir adalah yang akan melakukan ” kejailan” pada orang yang berdiri di tengah.

Namun, undertaking ini justru merenggut korban di banyak negara. Seorang anak sekolah di Venezuela, dua remaja di Kanada, satu remaja di Alabama AS, satu orang di Miami. Para korban ini mengalami cedera sampai ada yang dirawat di rumah sakit. Selain Skullbreaker Downside, masih banyak undertaking lain di TikTok yang berbahaya untuk dilakukan.

3. Penistaan agama dalam video TikTok

Penistaan Agama dalam Video TikTok | KoranNtb

Kejadian miris ini terjadi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Tengah mengamankan seorang perempuan atas nama inisial RE (19). Wanita itu diamankan, karena diduga telah melakukan penistaan agama yakni membuat video TikTok berjoget saat melakukan gerakan salat.

Wanita yang beralamat di Renggung, Dusun Pendangi, Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah itu diancam Pasal 156 KUHP tentang penistaan agama atas video tik tok yang diunggah di akun media sosial miliknya.

Baca Juga : Taktik Psikologis Untuk Mempengaruhi Calon Pelanggan, Dijamin Berhasil! – EB

4. Seorang siswi SMP tewas akibat tersengat listrik karena bermain TikTok

Siswi SMP Tewas | Kumparan

Kejadian miris ini baru-baru terjadi di daerah Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Korban tewas siswi SMP tersebut tersengat listrik saat berusaha mengambil ponselnya yang terjatuh di antara kabel listrik.

Saat itu korban sedang asyik bermain TikTok bersama tiga orang rekannya di lantai 3 rumah. Korban pun tewas seketika di lokasi kejadian dengan tubuh hangus terbakar. Posisi tubuh korban telentang di pinggiran atap dan tangan masih memegang kabel listrik. Kejadian nahas tersebut ramai diperbincangkan publik usai diunggah akun Facebook bernama Creamhn Veii, Senin 15 Juni 2020.

Sebenarnya menggunakan aplikasi TikTok memberi kesenangan tersendiri bagi pengguna dan penontonnya. Selain sebagai aplikasi hiburan, aplikasi ini juga bisa lebih bermanfaat jika dimanfaatkan dengan baik.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *